BELI CD CAPTAIN LORD DISINI BELI CD CAPTAIN LORD DISINI BELI CD CAPTAIN LORD DISINI BELI CD CAPTAIN LORD DISINI BELI CD CAPTAIN LORD DISINI BELI CD CAPTAIN LORD DISINI BELI CD CAPTAIN LORD DISINI BELI CD CAPTAIN LORD DISINI BELI CD CAPTAIN LORD DISINI BELI CD CAPTAIN LORD DISINI
Sehari setelah HUT RI ke 63 kemarin, Captain Lord (CL) berkesempatan mengunjungi kembali Jogjakarta. Acara perayaan 17-an yang diprakarsai oleh sebuah pabrikan sepeda motor Jepang tersebut diadakan di Alun-alun Utara. Hanya saja, konsep pagelaran yang diadakan pada Senin (18/7) kali ini sama sekali berbeda seperti tahun sebelumnya. Selain di Alun-alun Utara, sebuah panggung berlatar belakang candi juga telah disiapkan di pelataran Candi Prambanan. Dua setting panggung megah akan menjadi tempat para artis menunjukkan kebolehannya dalam sebuah konsep acara, Pesta Merdeka! Panggung pelataran Candi Prambanan dimeriahkan oleh Miss Universe 2008 Dayana Mendoza, Putri Indonesia 2008 Zivanna Letisha Siregar, Yovie dan Nuno, Gita Gutawa, dan Shanty. Sedangkan panggung di Alun-alun Utara dikuasai oleh CL, Shaggy Dog, Cokelat, The Changcuters, dan Slank!!
Lagi-lagi CL merasa sungguh beruntung mendapat kesempatan luar biasa seperti itu. Sebab, band manapun pasti akan merasa sangat bangga dan terhormat bila diberi kepercayaan untuk menjadi pembuka band sebesar Slank. CL naik ke panggung sekitar pukul 19.00 dengan kemasan yang agak beda dari biasanya. Sebagai pembuka, Matto menyajikan lagu “Indonesia Pusaka” dalam sebuah solo gitar panjang. Setelah selesai satu bait, Doni menyelesaikan opening tune itu dengan lagu “Kebyar-kebyar” milik almarhum Gombloh. Konsep baru tersebut benar-benar membuat suasana menjadi khidmat. Seluruh penonton yang menyesaki alun-alun turut bernyanyi. Lagu pertama yang CL mainkan kemudian adalah “Baru Jadian” yang sedikit banyak mampu mengangkat adrenalin penonton. Sayang, aksi panggung CL harus dihentikan sesaat karena adzan Isya berkumandang. (Seandainya panitia bertindak lebih jeli, tentu CL tidak akan disuruh naik panggung terlebih dulu hingga harus terjadi pemotongan seperti ini.)
Waktu 15 menit cukup untuk menurunkan kembali adrenalin penonton yang tadi sempat naik. Ketika CL melanjutkan kembali aksi panggungnya, sebagian penonton yang sudah tidak sabar ingin menyaksikan Slank mulai menunjukan sikap antipati. Menyadari kondisi yang demikian, CL pun menyegerakan aksinya. Lagu “Kehidupan” yang dipopulerkan God Bless menjadi penutup. Walau tidak segemilang biasa, tak tampak sedikitpun rasa kecewa dalam wajah personil Captain Lord. Bagi mereka, sungguh terhormat rasanya bisa tampil di acara besar yang dihadiri Slank tersebut. Di belakang panggung, Doni pun mencuri-curi waktu untuk berfoto bersama personil-personil Slank sang idola.
Selamat ulang tahun negeri tercinta!!
www.captain-lord.com © 2008